Distributor Resmi NASA : N-418479
Beranda » Info Terbaru » Tahap Penyembuhan Penyakit Dengan Herbal

Tahap Penyembuhan Penyakit Dengan Herbal

Diposting pada 22 April 2017 oleh Admin
Produk Herbal Kesehatan Nasa

Produk Herbal Kesehatan Nasa

Tahap Penyembuhan Penyakit Dengan Herbal. Herbal mempercepat proses detoksifikasi racun di dalam tubuh. Salah satu herbal yang mengandung nutrisi makanan cukup tinggi adalah Herbal PT Nasa. Konsep perobatan herbal mempunyai beberapa tahap penyembuhan.  Seorang pasien perlu untuk dituntun untuk memenuhi semua tahapan penyembuhan supaya dapat berhasil optimal dan khasiat akan herbal yang diminum lebih maksimal terserap. Terus, tahapan-tahapan apa penyembuhan itu apa saja?

Tahapan Penyembuhan Dengan Herbal

Tahapan-tahapan penyembuhan dengan herbal yang harus dilakukan oleh setiap konsumen herbal, yaitu

  1. Keyakinan
  2. Bersabar dengan tetap mengonsumsi produk herbal
  3. Mengalami krisis penyembuhan (Healing Crisis)
  4. Doosis mengkonsumsi herbal yang mencukupi

Berikut keterangan dari masing-masing point tersebut di atas.

  1. Keyakinan. Pasien harus ditanamkan dalam dirinya bahwa setiap penyakit ada obatnya dan herbal merupakan salah satu solusi untuk pengatasi penyakit si pasien yang telah mendapat ijin dan legalitas. Keyakinan ini akan membangkitkan tenaga di dalam tubuh yang amat penting untuk mengembalikan sistem imunitas tubuhnya. Jika pasien yakin maka herbal yang diminum tidak akan sia-sia.
  2. Sabar dan tetap teratur mengkonsumsi herbal sesuai penyakit yang dideritanya. Pasien harus sabar menjalani proses penyembuhan melakukan perbaikan ke seluruh tubuh secara menyeluruh (total healing).
  3. Krisis penyembuhan (crisis healing) adalah tanda-tanda yang menunjukkan herbal sedang  bekerja yang dikenal sebagai Direction of Cure (DOC). Beberapa yang muncul akibat Direction of Cure (DOC) akibat penggunaan herbal antara lain :
    • Bertambah keluar penyakit. Sering kita pada fase ini mmenemui seseorang yang setelah minum herbal justru keluar penyakit lainnya. Misalnya pada perempuan jadi mengalami keputihan, jerawat,  menderita asma menjadi bertambah gatal-gatal di kulit dan lain-lain.
  4. Dosis mengkonsumsi herbal yang mencukupi sesuai penyakit yang dideritanya. Penggunaan herbal yang tepat harus disesuaikan dengan berat badan pasien. Dalam hal ini perbandingannya adalah 10 kg : 1 gram, artinya setiap berat badan 10 kg memerlukan 1 gram herbal obatan yang harus dikonsumsi.

Direction Of  Cure (DOC)

Direction of cure adalah proses yang terjadi pada tubuh kita saat terjadi reaksi setelah mengkonsumsi herbal, dan biasanya berbentuk “ketidaknyamanan” pada tubuh, yang dalam istilah kesehatan dikenal dengan nama “Healing Crisis”.

Landasan Teori Terjadinya Proses Direction Of  Cure (DOC)

Bagaimana Landasan Teori Terjadinya Proses Direction Of  Cure (DOC)..? Alloh menciptakan manusia dengan bentuk yang sebaik-baiknya (QS At Tiin : 4).  Salah satu bentuk kesempurnaan yang dianugerahkan Alloh kepada manusia adalah sistem imunitas Detoksifikasi yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan sistem tubuh secara keseluruhan (HOMEOSTASIS), sehingga manusia dapat hidup di lingkungan yang penuh kuman dan racun/toksin. Bia kuman/toksin masuk ke dalam tubuh manusia, secara otomatis sistem imun dan detoksifikasi langsung bereaksi serta diaktifkan.

Gejala awal yang terjadi adalah peninggian suhu badan tubuh untuk melebarkan (dilatasi) pembuluh darah agar bahan-bahan yang dipakai melawan kuman/toksin tersedia dengan cukup, termasuk sel darah putih (leukosit) dan sel lagosit.

Mekanisme bentuk lainnya yaitu kkeluarna lendir dari mukosa, bila keluar masuknya melalui jaringan yang berlendir seperti saluran nafas dengan bersin/pilek-pilek dan diare pada saluran pencernaan akibat gerakan eksklusimekanis usus (Peristaltik) yang bertujuan mengeluarkan materi patogen/penyebab penyakit melalui buang air besar. Ini adalah mekanisme normal tubuh dalam mempertahankan keseimbangannya.

Fase Detoksifikasi

Bila racun berhasil masuk ke dalam tubuh, akan dapat mengakibatkan kerusakan sel-sel tubuh, maka oleh darah akan dibawa ke hati untuk dinetralkan, yang dikenal dengan nama Detoksifikasi.Bila acun tidak kuat, maka pada fase I ini racun dapat dinetralkan oleh oleh hati sehingga tidak berbahaya bagi sel tubuh. Namun bila racunnya kuat, maka tubuh akan melakukan detoksifikasi pada fase II yang mengubah racun menjadi lebih reaktif dan berbahaya bagi sel tubuh, dengan tujuan agar mudah diikat dan dibuang memalui ginjal. Racun yang tidak terdetoksifikasi akan ditimbun di sel/jaringan tubuh (seperti di jaringan kulit/lemak) dan dapat menjadi salah satu faktor pemicu munculnya penyakit yang bersifat merusak/destruktif.

Proses Detoksifikasi ini sering terhambat kerjanya karena berbagai faktor, seperti paparan toksin yang akut dalam jumlah besar atau paparan kecil tapi krois ( baik dari lingkungan maupun usus yang bermasalah), defisiensi/kekurangan zat gizi terutama antioksidan, betakaroten, flavonoid, seleninium dan Xantofil seperti vitamin (A,C,E).

Ketika mengkonsumsi herbal, maka kekurangan nutrisi diperbaiki sehingga proses Detoksifikasi diaktifkan lagi. Toksin yang belum sempat dinetralisir dan tertimbun di sel/jaringan tubuh “dibongkar” dan dikeluarkan melakui jalur ekskresi/pengeluaran racun seperti kulit, hati, ginjal/kencing dan saluran cerna.

Akibat pembongkaran ini, maka seluruh organ dan sistem tubuh menjadi “sibuk” bekerja, sehingga timbul rasa tidak nyaman seperti demam, pileg, bersin-bersin, diare, pening dan terkadang merasakan sakit pegal-pegal.

 

 

Bagikan informasi tentang Tahap Penyembuhan Penyakit Dengan Herbal kepada teman atau kerabat Anda.

Tahap Penyembuhan Penyakit Dengan Herbal | Distributor Resmi | Nasa | N-418479

Belum ada komentar untuk Tahap Penyembuhan Penyakit Dengan Herbal

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Temukan Kami
Sidebar Kiri
Kontak
Sidebar Kanan